Bismillahirrahmanirrahim..
Semua orang yg masih hidup pasti bersusah payah karena dunia ini di ciptakan agar orang bersusah payah.
Petani bersusah payah untuk membuat pertaniannya sukses sehingga panen berlimpa.
Nelayan bersusah payah melawan gelombang agar mendapatkan tangkapan ikan yang banyak.
Bahkan pencuri pun bersusah payah agar hasil curiannya banyak dan tidak di ketahui orang.
Begitu juga dengan pekerja agama, sudah seharusnya bersusah paya memeras keringat dan otak agar bagaimana caranya agama bisa wujud dalam diri kita,keluarga kita,dan orang-orang di sekitar kita.
Allah swt sudah memberikan contoh bagaimana para nabi bersusah payah menyebarkan kalimat LAA ILAHA ILLALLAH.
Nabi ibrahim as yg menghabiskan waktunya untuk memikirkan umatnya agar tidak menyembah berhala-berhala.
Nabi Musa as yg berusaha agar bani israil dan fir'aun mau menyembah Allah swt.
Ternyata bukan para nabi saja yang bersusah payah..
Orang-orang penentang dakwah pun bersusah payah.
Seperti fir'aun yg bersusah payah agar musa as tidak berdakwah lagi.
Namrud laknatullah alaih jg bersusah payah menangkap nabi ibrahim as.
Abu jahal juga bersusah payah menghalang-halangi dakwahnya Rasulullah saw.
Sekarang bagaimana dengan kita?
Apakah kita sudah bersusah payah?
Untuk tujuan apakah susah payah kita?
Bersusah payah Untuk agama Allah swt,atau hanya untuk dunia,atau bahkan susah payah kita malah untuk melawan orang2 yang mendakwahkan agama Allah?
Rasulullah saw bersabda bahwa kelak manusia akan dikumpulkan bersama orang2 yang dicintainya..
Kalau kita ingin berkumpul dengan Rasulullah saw,maka mari kita cintai Rasulullah,kita belajar hidupkan sunnah 24 jam,kita teruskan usaha dakwah Rasulullah..
InsyaAllah!
Jumat, Januari 09, 2009
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)








0 komentar:
Poskan Komentar
Kritik dan saran yang membangun,sangat saya harapkan dari anda semua.